Lupakan Koper! Coba Pakai Trik Ini Biar Ranselmu Muat Banyak

image: youtube

Ketika kita akan bepergian jauh baik itu keluar kota maupun keluar negeri hal yang sangat kita perhatikan adalah barang bawaan. Kita seringkali bingung dengan apa yang kita bawa nanti ketika pergi. Disini diperlukan kecerdasan dalam pemilihan barang-barang yang akan dibawa agar barang yang dibawa tidak terlalu banyak dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Maka dari itu, kali ini Ireztia akan membahas topik mengenai cara packing saat backpacker agar dapat meminimalisir jumlah tas bawaan.

Buat backpacker, tas ransel selalu menjadi pilihan utama untuk mengemas barang-barang mereka saat traveling. Alasannya selain simpel, tas ransel juga nyaman untuk dibawa kemana-mana. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat packing agar isi di dalam tas tidak berantakan. Tas ransel memang lebih nyaman untuk di bawa jalan-jelan ketimbang tas koper. Sebab ukurannya yang tidak terlalu besar memudahkan para backpacker yang membawanya. Selain itu dengan ukurannya yang minimalis mampu diisi banyak barang.

Berikut akan kita singgung mengenai tips packing untuk backpackeran :

1. Bawalah Barang Seperlunya

 Kadang backpacker pemula bingung untuk masalah baju yang harus dibawa. Mau bawa berapa banyak? Atasan, bawahan, jaket, syal, sepatu, sandal? Kita harus memprioritaskan barang-barang yang perlu kita pake. Seperlunya saja jangan berlebihan. Dengan kita membawa barang-barang seperlunya kita nggak perlu ribet selama perjalanan. Bawa satu tas ransel saja cukup untuk destinasi ke kota lain yang masih satu provinsi atau satu pulau dalam jangka waktu dua tiga hari.

Untuk memahami kebutuhanmu adalah menanyakan beberapa pertanyaan seperti ini terhadap diri sendiri. Contohnya:

  • Berapa lama perjalanan saya? Jangan terlalu banyak membawa pakaian kita bisa mencoba untuk padu padankan pakaian. Pilihan untuk mencuci baju sendiri/ laundry juga merupakan cara yang cerdas agar barang bawaan tidak terlalu banyak.
  • Bagaimana kira-kira cuaca di sana? Apakah dingin, hangat, sedang musim hujan, atau bagaimana? Seperti apa tujuan wisata saya? Bila kita tidak mengenali cuaca di tujuan maka bisa saja kita jadi salah dalam memilih baju yang akhirnya hanya menuh menuhin tas saja.
  • Apakah saya akan melakukan kegiatan khusus? Contohnya seperti mendaki gunung, berenang, menghadiri pesta resmi, ke bar, bersepeda atau menyelam yang membutuhkan peralatan khusus. Sesuaikanlah dengan perjalanan kamu.

2. Belajar Menggulung Pakaian

Kita harus belajar menggulung baju sekecil mungkin agar hemat tempat bila dibandingkan dengan melipat baju tentu akan lebih hemat ketika di gulung. Sebaiknya lakukan hal simpel seperti membawa baju yang tidak mudah kusut, yang mudah kering (dalam waktu sehari) jika dicuci, dan bawa seperlunya saja. Untuk jaket, pilih yang bisa melindungi tubuh saat udara dingin / panas dengan bahan yang ringan. Jaket ini sebaiknya langsung dipakai agar tidak berat di ransel.

Metode menggulung  bisa mengurangi kerutan dan menghemat ruang. Para tentara militer AS biasa menggunakan teknik ini. Ini adalah cara yang bagus untuk memasukkan lebih banyak barang ke tas Anda, terutama jika Anda ingin mengurangi beban bawaan. Metode ini terutama cocok untuk celana pendek, kaus kaki, kaus berbahan sintetik dan tank top, beberapa piyama dan sweater. Kunci untuk membuat cara ini berhasil adalah dengan menghaluskan permukaan pakaian selagi menggulungnya.

Gulung rok, gaun, dan celana bahan. Pastikan untuk menghaluskan permukaan pakaian sebelum dan selagi menggulung untuk menghindari kerutan dan lipatan. Sebaiknya tempatkan jenis pakaian ini di bagian bawah koper karena akan lebih aman (dan jenis pakaian ini biasanya lebih besar dari kaus dan dalaman). Untuk celana yang bagus, letakkan pada permukaan datar dan haluskan sehingga bebas dari kerutan. Lipat satu bagian kaki di atas kaki satunya, lipat dua dari ujung bawah. Haluskan lagi. Mulai menggulung dari lipatan lutut. Tempatkan pakaian yang bukan celana (rok atau gaun) terbalik pada permukaan yang datar. Haluskan untuk menghindari kerutan dan lipatan. Lipat pakaian secara vertikal menjadi dua sehingga separuhnya menutupi bagian separuh satunya. Haluskan lagi. Lipat dari bawah, sehingga bagian ujung menyentuh bagian leher (untuk gaun). Mulai gulung dari bawah.

3. Susun dari yang Paling Berat

Setelah menentukan apa yang harus dibawa, saatnya menyusun ranselmu. Nah, kali ini mudah saja, kamu tinggal menata mulai dari item paling berat untuk ditaruh di bagian paling dasar, berlanjut ke item yang lebih ringan, begitu seterusnya.

4. Pisahkan Peralatan Mana yang Harus di Dalam dan di Luar Tas

Pilah-pilah terlebih dahulu barang-barang bawaan berdasarkan fungsinya. Pilih peralatan yang penting untuk di taruh di ruang bagian atas ransel atau di saku luar. Jangan sampai barang-barang seperti dompet, hape peralatan mandi malah dimasukkan jauh di dalam tumpukan pakaian.

5. Sesuaikan Pakaian yang Anda Bawa Dengan Iklim di Tempat Tujuan

Sebelum packing, pastikan kamu sudah memahami kondisi iklim di tempat yang hendak kamu tuju. Jika kamu ingin traveling ke tempat yang memiliki iklim tropis, sebaiknya bawa pakaian yang mudah menyerap keringat. Sebaliknya, jika kamu akan traveling ke tempat yang memiliki hawa dingin, ya bawalah pakaian yang sekiranya bisa memberikan rasa hangat. Kuncinya ada di pemahaman lokasi traveling

6. Masukkan Toiletries dan Charger ke Kantong Khusus

Sebelum berangkat, sempatkan diri untuk membeli toiletries bag. Toiletries bag adalah salah satu perlengkapan penting saat traveling namun kurang diperhatikan oleh traveler. Barang kecil ini akan sangat membantu kamu. Selain untuk menghemat space, kamu juga tak perlu repot-repot saat hendak mandi. Tinggal bawa barang ini dan kamu tak perlu repot. Masukkan semua perlengkapan mandi ke dalam toiletries bag maka perjalananmu akan menjadi lebih praktis. Selain toiletries bag, hal penting lainnya yang jarang mendapat perhatian adalah tas kecil untuk menaruh charger dan benda-benda portable lain. Kamu membutuhkan tas ini untuk menghemat tempat dan merapikan barang bawaan. Serta, memudahkan kamu jika kamu membutuhkannya sewaktu-waktu

7. Bawa Tas Kecil Untuk Menaruh Gadget dan Dompet

Saat traveling kamu sebaiknya membawa sejenis tas messenger berukuran kecil. Tas ini bisa kamu gunakan untuk menaruh barang-barang kecil seperti smartphone, kamera pocket, dompet, kunci hingga charger portable. Dengan membawa benda ini kamu tidak perlu membongkar isi ransel saat membutuhkan barang-barang tersebut

8. Sebisa Mungkin Sisakan Ruang Lebih di Dalam Ransel

Saat traveling kamu biasanya akan membawa lebih banyak barang saat pulang daripada berangkat. Tentu kamu ingin membeli oleh-oleh saat traveling. Agar bisa membawa oleh-oleh yang lebih banyak, salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah menyisakan ruang lebih di ransel saat packing. Atau, kamu bisa menyiapkan satu ransel berbahan ringan dan anti air kosong. Ransel ini biasanya dikemas sedemikian rupa sehingga sangat kecil apabila tidak sedang dipakai.

9. Jangan Menaruh Uang Di Satu Tempat

Salah satu kesalahan umum para travaler adalah membawa uang tunai terlalu banyak di dalam dompet. Sekarang adalah eranya digital. Hidup manusia menjadi lebih mudah dengan kecanggihan teknologi yang ada. Saat traveling sebaiknya hindari membawa uang tunai terlalu banyak. Gunakan pilihan pembayaran secara digital melalui kartu kredit maupun debit agar lebih praktis. Kalaupun ingin membawa uang tunai dalam jumlah banyak, sebaiknya tidak menaruhnya dalam satu tempat. Sekadar berjaga-jaga jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan.

10. Bawalah masing-masing jenis pakaian dalam jumlah tiga. Satu setel untuk dipakai, satunya dicuci, dan satunya dijemur!

Untuk meringankan barang bawaan, ada baiknya kamu mencuci pakaianmu selama di tempat tujuan nanti alih-alih membawa baju sebanyak hari kamu akan pergi. Atau bisa juga menggunakan jasa laundry jika tempat kamu menginap menyediakannya. Kamu dapat memakai satu stel pakaian ketika satu pakaianmu yang lain sedang dicuci dan satunya lagi tengah dijemur. Jadi tidak ada baju yang menganggur dan kamu juga tidak akan kekurangan pakaian.

11. Pilihlah satu alas kaki andalan yang cocok dengan segala keperluanmu di tempat tujuan.

Alas kaki sering menjadi artikel pakaian yang paling berat. Selain itu sebagian besar bentuk-bentuk alas kaki juga tidak fleksibel seperti kain pakaian sehingga akan memakan ruang yang lebih besar. Karena itu minimalisir jumlah alas kaki yang ingin kamu bawa. Pilih satu saja alas kaki yang kamu rasa akan cocok dipakai untuk segala kesempatan.

12. Gunakan Metode Bundle

Teknik bungkus-bundle atau bundle-wrapping adalah teknik melipat pakaian dengan cara membungkus sebuah obyek di bagian pusat dengan pakaianmu secara erat-erat. Yang perlu kamu lakukan hanya meletakkan pakaianmu membentang ke kiri, ke kanan, ke atas dan ke bawah secara berselang-seling sebelum dilipat masuk satu per satu secara berselang-seling juga. Hasilnya adalah suatu lipatan pakaian yang ketat dan tanpa celah.

13. Selipkan pakaian kecil seperti kaos kaki, selendang, sapu tangan pada space yang tersisa di tas Anda

Selipkan pakaian-pakaian dalam pakaian kecil seperti selendang, baju renang, sapu tangan, atau sabuk di sela-sela ruang yang masih tersisa dalam tas. Untuk sabuk, pasang sabukmu memanjang mengikuti pinggiran tas, daripada menggulungnya

14. Kenakan pakaian-pakaian paling berat, seperti jaket dan sepatu di badanmu ketika di perjalanan untuk meringankan muatan tas kamu.

Pakaian yang paling berat seperti jaket dan jeans bisa membuat bobot tasmu jadi bertambah, dan biasanya juga lebih besar volumenya. Siasati dengan membawanya menggunakan tubuhmu, alias memakainya selama di perjalanan. Manfaatkan kantong-kantong pada pakaian yang sedang kamu kenakan untuk menyimpan pernak pernik seperti kacamata, kunci, buku catatan, dll. Jika panas, jaket bisa dilepas dan disampirkan, tidak harus dipakai.

Itulah beberapa tips packing untuk backpackeran ala Ireztia. Semoga bermanfaat.

 

Sumber: ireztia.com

Add Comment