jogjatime.com

Thursday
Mar 11th
Home Events

Events

KEN STRINGFELLOW on TEATER GARASI

KEN STRINGFELLOW on TEATER GARASI

Jogjatime.com-Karir Musik  berawal pada tahun 1988 ketika ia mendirikan kelompok musik indie The Posies.  Memulai karir solonya pada tahun 1997 dan membawanya dari Seattle ke Paris.

Sebagai musisi profesional, Ken bergabung dengan musisi internasional seperti R.E.M. dalam dua album mereka, beberapa soundtrack film, dan tur dunia termasuk dua kali penampilan di Glastonbury Festival, Rock in Rio dan berpartisipasi dalam Live 8 di depan 1 milyar audiens di seluruh dunia. 

Ken pernah tampil baik live maupun dalam rekaman bersama Snow Patrol, Neil Young, Patti Smith, Mudhoney, Wilco, penyanyi Perancis Cali, Death Cab for Cutie dan masih banyak lagi. Tampil sebagai gitaris dan co-producer dalam California punk band Lagwagon's "Double Plaidinum Album" dan melakukan tur bersama mereka pada akhir 1990-an.

Bersama THE DiSCiPLiNES, Ken menjajaki tur Amerika Utara dan pada kesempatan ini, sebagai solo artist, juga melakukan tur di Asia. Dalam bentuk apapun kontribusi dia, karya-karya musik Ken Stringfellow dipenuhi dengan emosi yang kuat, dalam serta konten yang sarat dengan teknis dan passion.

Rencananya, ken akan bertandang ke Jogja dalam rangka pemenuhan rangkaian tur tersebut. Penampilan yang rencananya akan diadakan di Teater Garasi, 14 Januari 2009, pukul 20:00 WIB tersebut melepas harga tiketnya sebesar Rp 20,000.(jtm/Teater Garasi/MailingList)

Last Updated ( Saturday, 09 January 2010 03:53 )

 

Jogjakarta banjir "Bus-Kodok"

Jogjakarta banjir

Jogjatime.com- Jogjakarta kembali menjadi kota berkumpulnya pecinta kendaraan keluaar jerman yang mempunyai inisial VW. seluruh pecinta  dan memVW se-indonesia akan berkumpul di jogjakarta untuk menyelenggarakan Jambore Nasional.

dikutip dari vw-indonesia.com, dalam acara yang diselenggarakan mulai tanggal 26 Desember 2009 nanti akan berlangsung beragam acara yang antara lain kontes VW, bursa VW, sarasehan Jamnas Yogyakarta, vw motor sport dan masih banyak lagi lainnya.

dengan menjunjung tinggi kode etik dalam berkendara, pihak vw-indonesia.com menghimbau kepada seluruh anggota klub vw untuk berkendara yang baik dan sopan, sebagaimana telah menjadi motto cara berkendara VW, dan menghimbau agar para pecinta VW memperhatikan faktor kehati-hatian, kenyamanan dan kebersamaan selama dalam perjalanan.

hot link:http://www.vw-indonesia.com

Tapa Bisu Suro dan mubeng benteng

Tapa Bisu Suro dan mubeng benteng

Jogjatime.com- Ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya melakukan ritual "tapa bisu mubeng beteng" Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat menyambut malam pergantian tahun baru Jawa 1 Sura 1943 Jumat dini hari 18 Desember 2009.

Ritual mengelilingi tembok Kraton itu dilepas oleh GBPH Joyokusumo adik Sri Sultan Hamengkubuwono X tepat pada pukul 24.00 WIB. Prosesi tersebut dilakukan dengan jalan kaki tanpa aktifitas-aktifitas yang lain seperti merokok, makan, minum maupun berbicara.

Dilansir dari kompas regioanal, Rombongan peserta ritual membentuk barisan sepanjang sekitar 500 meter, dan mereka memadati sepanjang jalan yang dilewati. "’Tapa bisu mubeng beteng’ itu untuk memeringati tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro bagi masyarakat Jawa. Tujuannya mengajak masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan, memohon keselamatan dan kesejahteraan," kata kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Gunokadiningrat.

Ia mengatakan secara resmi pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak melakukan ritual tersebut. Namun, kegiatan itu dilakukan para abdi dalem keprajan dan punokawan yang mengabdi di keraton.

Seluruh abdi dalem mengenakan busana adat Jawa peranakan warna biru tua tanpa membawa keris dan tidak beralaskan kaki dengan membawa bendera atau panji. "Semua bendera atau panji merupakan lambang lima kabupaten dan kota di Provinsi DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), serta panji abdi dalem juga dibawa. Di depan barisan pembawa panji ada pembawa bendera negara RI yakni Merah Putih," katanya.

Sementara itu, seorang peserta ritual Sunardi (53) warga Berbah, Kabupaten Sleman, DIY mengatakan hampir setiap tahun dirinya mengikuti ritual "tapa bisu mubeng beteng", karena batin terasa tenang saat menjalani ritual ini.

"Saya selalu berjalan tiga kali putaran. Saya tidak merasa lelah karena sudah biasa," katanya, yang mengikuti ritual itu bersama beberapa orang.(jtm/kompas)

img:dok.kompas, herwahyu.blogspot.com

Last Updated ( Friday, 18 December 2009 14:09 )

"UGM-MAndiri Jazz 2009", bingkisan untuk UGM

Jogjatime.com-UGM bersama Bank Mandiri telah mencatat rekor baru dalam sebuah perhelatan akbar bertajuk UGM –Mandiri Jazz 2009 yang berhasil membuat terjual habisnya tiket pada H-8 sebelum hari pertunjukan yang diselenggarakan pada 15 Desember 2009 di Gedung Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

 

Javajazz dengan formasi Indra Lesmana (grand piano, keyboard, Dewa Budjana(guitar), Gilang Ramadhan (drums), Donny Sulendra (guitar) dan Ananda Mates (bass) beserta beberapa tokoh jazz nasional seperti Syahrani, Bertha, Ello menggebrak jogjakarta dalam konser tersebut.

 

Konser yang dipandu oleh Farhan dan Sarah Sechan semalam ini, merupakan “hadiah” bagi peminat jazz jogjakarta dan sekitarnya pada umumnya dan untuk masyarakat Universitas Gadjah Mada pada khususnya yang pada tanggal 19 Desember nanti merayakan hari jadinya yang ke 60.

 

Last Updated ( Wednesday, 16 December 2009 09:13 )

“Korban” pertama Biennale Jogja X-2009: Mobil tangki air Pemkot

“Korban” pertama Biennale Jogja X-2009: Mobil tangki air Pemkot

Jogjatime.com - Biennale Jogja X-2009 tinggal sesaat lagi. Aktifitas seni rupa sebagai rangkaian dari Biennale ini mulai menggeliat.  Contohnya adalah kegiatan beberapa seniman baik berkelompok maupun individu  melukis pada mobil tanki air.

Last Updated ( Thursday, 10 December 2009 10:11 )

Read more...

ON THE SPOT

 

KEN STRINGFELLOW on TEATER GARASI

Bersama THE DiSCiPLiNES, Ken menjajaki tur Amerika Utara dan pada kesempatan ini, sebagai solo artist, juga melakukan tur di Asia. Dalam bentuk apapun kontribusi dia, karya-karya musik Ken Stringfellow dipenuhi dengan emosi yang kuat, dalam serta konten yang sarat dengan teknis dan passion. Rencananya, ken akan bertandang ke Jogja dalam rangka pemenuhan rangkaian tur tersebut. Penampilan yang rencananya akan diadakan di Teater Garasi, 14 Januari 2009, pukul 20:00 WIB tersebut melepas harga tiketnya sebesar Rp 20,000.(jtm/Teater Garasi/MailingList)

 

Jogjakarta banjir "Bus-Kodok"

dengan menjunjung tinggi kode etik dalam berkendara, pihak vw-indonesia.com menghimbau kepada seluruh anggota klub vw untuk berkendara yang baik dan sopan, sebagaimana telah menjadi motto cara berkendara VW, dan menghimbau agar para pecinta VW memperhatikan faktor kehati-hatian, kenyamanan dan kebersamaan selama dalam perjalanan. hot link:http://www.vw-indonesia.com

 

Tapa Bisu Suro dan mubeng benteng

Jogjatime.com- Ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya melakukan ritual "tapa bisu mubeng beteng" Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat menyambut malam pergantian tahun baru Jawa 1 Sura 1943 Jumat dini hari 18 Desember 2009. Ritual mengelilingi tembok Kraton itu dilepas oleh GBPH Joyokusumo adik Sri Sultan Hamengkubuwono X tepat pada pukul 24.00 WIB. Prosesi tersebut dilakukan dengan jalan kaki tanpa aktifitas-aktifitas yang lain seperti merokok, makan, minum maupun berbicara. Dilansir dari kompas regioanal, Rombongan peserta ritual membentuk barisan sepanjang sekitar 500 meter, dan mereka memadati sepanjang jalan yang dilewati. "’Tapa bisu mubeng beteng’ itu untuk memeringati tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro bagi masyarakat Jawa. Tujuannya mengajak masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan, memohon keselamatan dan kesejahteraan," kata kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Gunokadiningrat. Ia mengatakan secara resmi pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat tidak melakukan ritual tersebut. Namun, kegiatan itu dilakukan para abdi dalem keprajan dan punokawan yang mengabdi di keraton. Seluruh abdi dalem mengenakan busana adat Jawa peranakan warna biru tua tanpa membawa keris dan tidak beralaskan kaki dengan membawa bendera atau panji. "Semua bendera atau panji merupakan lambang lima kabupaten dan kota di Provinsi DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta), serta panji abdi dalem juga dibawa. Di depan barisan pembawa panji ada pembawa bendera negara RI yakni Merah Putih," katanya.Sementara itu, seorang peserta ritual Sunardi (53) warga Berbah, Kabupaten Sleman, DIY mengatakan hampir setiap tahun dirinya mengikuti ritual "tapa bisu mubeng beteng", karena batin terasa tenang saat menjalani ritual ini."Saya selalu berjalan tiga kali putaran. Saya tidak merasa lelah karena sudah biasa," katanya, yang mengikuti ritual itu bersama beberapa orang.(jtm/kompas) img:dok.kompas, herwahyu.blogspot.com

 

"UGM-MAndiri Jazz 2009", bingkisan untuk UGM

Jogjatime.com-UGM bersama Bank Mandiri telah mencatat rekor baru dalam sebuah perhelatan akbar bertajuk UGM –Mandiri Jazz 2009 yang berhasil membuat terjual habisnya tiket pada H-8 sebelum hari pertunjukan yang diselenggarakan pada 15 Desember 2009 di Gedung Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.   Javajazz dengan formasi Indra Lesmana (grand piano, keyboard, Dewa Budjana(guitar), Gilang Ramadhan (drums), Donny Sulendra (guitar) dan Ananda Mates (bass) beserta beberapa tokoh jazz nasional seperti Syahrani, Bertha, Ello menggebrak jogjakarta dalam konser tersebut.   Konser yang dipandu oleh Farhan dan Sarah Sechan semalam ini, merupakan “hadiah” bagi peminat jazz jogjakarta dan sekitarnya pada umumnya dan untuk masyarakat Universitas Gadjah Mada pada khususnya yang pada tanggal 19 Desember nanti merayakan hari jadinya yang ke 60.  

 

“Korban” pertama Biennale Jogja X-2009: Mobil tangki air Pemkot

Jogjatime.com - Biennale Jogja X-2009 tinggal sesaat lagi. Aktifitas seni rupa sebagai rangkaian dari Biennale ini mulai menggeliat.  Contohnya adalah kegiatan beberapa seniman baik berkelompok maupun individu  melukis pada mobil tanki air.

Statistics

Content View Hits : 12208

Currency Converter

Convert   into