Cara Tidur Yang Tepat Saat Hamil

 Jogjatime.com – Apakah Ibu mengalami kesulitan untuk tidur saat hamil? Pada awal kehamilan, kadar hormone progesteron dan metabolisme tubuh Ibu meningkat. Hal ini dapat membuat Ibu merasa lelah.

Selain itu, tekanan darah yang lebih rendah dan peningkatan produksi darah dapat mengambil energi tubuh Ibu. Umumnya, rasa lelah atau fatigue akan berkurang setelah trimester pertama. Rasa lelah akan muncul kembali pada akhir kehamilan karena ukuran buah hati semakin besar.

Kunci untuk mengurangi rasa lelah adalah beristirahat. Sayangnya, banyak gejala pada kehamilan yang dapat mengganggu tidur, seperti: mual dan muntah, peningkatan frekuensi berkemih, ansietas (kecemasan), nyeri punggung, pergerakan janin, rasa tidak nyaman pada perut, kram tungkai, dan heartburn.

Perubahan pada sistem respirasi selama kehamilan juga dapat memperberat beberapa kondisi seperti sleep apnea.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat tidur:

  • Tidurlah dengan posisi miring ke kiri. Penelitian menunjukkan bahwa berbaring miring dapat membantu aliran darah ke janin dan ke seluruh tubuh. Selain itu, coba pertahankan salah satu atau kedua lutut tertekuk.
  • Gunakan bantal antara lutut, di bawah perut dan punggung.
  • Elevasi kepala untuk mencegah atau mengurangi heartburn atau mengorok.

Beberapa hal yang dapat Ibu lakukan juga, antara lain:

Solusi Sulit Tidur yang Sehat Selama Kehamilan:

Beberapa hal yang dapat Ibu lakukan juga, antara lain:

  • Menjaga rutinitas tidur. Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya.
  • Minum cairan dalam jumlah cukup saat siang hari. Untuk mengurangi frekuensi berkemih pada saat tidur, kurangi minum pada malam hari.
  • Makan makanan yang sehat dan seimbang kaya vitamin. Diet yang sehat dapat membantu meningkatkan energi. Untuk mencegah heartburn, makan dalam jumlah sedikit namun sering, hindari makanan yang digoreng, minuman berkarbonasi, dan makanan pedas.
  • Tetap aktif. Aktivitas fisik yang teratur selama kehamilan dapat membantu mencegah kenaikan berat badan dan kram tungkai, serta mengurangi stres dan meningkatkan energi.
  • Lakukan peregangan otot betis sebelum tidur untuk mencegah kram.
  • Lakukan teknik relaksasi.
  • Gunakan spray nasal saline untuk mengurangi kongesti pada hidung serta hindari asap rokok.
  • Bila terdapat nyeri ringan karena regangan otot atau peningkatan berat badan, Ibu dapat mengkonsumsi penghilang rasa sakit seperti asetaminofen.

Sumber: Klikdokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *